BANDUNG, CEKLISSATU - Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin melakukan kunjungan kerja ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat untuk meninjau setiap ruangan sekaligus memeriksa sarana dan prasarana yang dimiliki Kejati Jawa Barat.
Usai berkeliling kantor didampingi Kajati Jabar, Ade Sutiawarman beserta para Asisten dan Jajaran, Jaksa Agung, Burhanuddin mengapresiasi sarana dan prasarana yang dimiliki Kejati Jawa Barat.
Menurutnya, sarana dan prasarana dikantor yang sebagus itu diharapkan pelayanan terhadap masyarakat juga harus terus ditingkatkan.
"Dengan susah payah dalam beberapa tahun terakhir, Kejaksaan berusaha berbenah dalam segala hal sehingga mendapatkan tingkat kepercayaan publik, berdasarkan hasil survei LSI periode Agustus 2023, Kejagung menempati posisi teratas kepercayaan publik kategori lembaga penegak hukum dengan angka mencapai 74 persen dan berhasil menduduki peringkat ketiga setelah TNI dan Presiden," ucapnya pada Sabtu, 2 September 2023.
Baca Juga : Rencana Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Porprov 2026 Mendapat Dukungan KONI Jawa Barat
Burhanuddin menyebut bahwa harus ada upaya memaksimalkan pengawalan dan pengamanan proyek-proyek strategis disetiap daerah. Selain itu, Burhanuddin turun mengapresiasi Tim PPS Kejati Jabar yang tahun ini melakukan pengawalan terhadap proyek strategis di Jawa Barat dengan nilai proyek mencapai Rp130 triliun.
"Memasuki tahun politik, Kejaksaan adalah central dalam penegakan hukum maka dari itu harus tetap netral dan jangan sampai menjadi alat politik," tegasnya.
Burhanuddin berpesan agar segenap insan Adhyaksa menjaga betul marwah institusi, bekerja dengan integritas dan profesionalitas yang tinggi agar kedepan Kejaksaan tetap dapat menjadi penegak hukum yang amanah tajam keatas dan humanis kebawah.
Sementara itu, Kajati Jawa Barat Ade Sutiawarman memaparkan capaian kinerja Kejati Jabar dari semua bidang, termasuk menjelaskan ke Jaksa Agung tentang penyerapan anggaran, penanganan perkara hingga restorative justice.
Comment