BOGOR, CEKLISSATU – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto beserta Wakil Menteri Pariwisata (wapas) Ni Luh Puspa mengunjungi Kampung Agro Edu Wisata Organik (AEWO) Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Kamis (17/4/2025).

Kunjungan Kedua Wamen itu didampingi langsung oleh Wali Kota Bogor Dedi Rachim juga Forkopimda Kota Bogor, dalam rangka melaksanakan Panen Raya Padi di Kampung AEWO, Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Dedie Rachim mengatakan, kehadiran para wamen dan utusan Presiden itu mendukung kemandirian dan ketahanan pangan, serta pariwisata dan ekonomi Kota Bogor.

Baca Juga: Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi, Mentan Amran: Indonesia Siap Swamsembada Pangan

Dedie Rachim menambahkan, Kota Bogor miliki lahan pertanian dengan luas kurang kebih 23 Hektare di Mulyaharja.

“Pada hari ini di Kampung AEWO, kita panen raya padi. Dengan lahan sempit kita bisa menghasilkan kurang lebih 3 ton beras. Bisa dibayangkan kalau semua daerah bisa mempertahankan lahan pertaniannya, maka kita bisa capai kemandirian dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Sedangkan dari sektor pariwisata, lanjut Dedie Rachim, Kampung AEWO dbisa dikombinasikan dengan adanya kafe, home stay, serta kedai lainnya.

Baca Juga: Panen Raya Padi Serentak, Pemkot Bogor Masih Kesulitan Atasi Masalah Ini

“Dengan begitu, dapat meningkatkan tingkat ekonomi warga Kampung AEWO,” ucap dia.

Sementara itu Wamendagri, Bima Arya Sugiarto meminta Dedie Rachim dan seluruh jajaran untuk mengambangkan dan menjaga program panen raya padi, dan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain. 

“Jika Kota Bogor saja yang lahan pertaniannya sempit, namun bisa maksimal hingga panen raya padi, harusnya wilayah lain juga bisa memaksimalkan lahannya,” kata Bima Arya