CILACAP, CEKLISSATU.COM -- Memasuki hari ketiga, Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu (15/11/2025).

Guna memaksimalkan pencarian, tim SAR menambah jumlah alat berat menjadi sembilan unit. Tidak hanya itu, tim juga dibantu sembilan anjing pelacak.

"Ada sembilan anjing pelacak dari kantor SAR Cilacap dan Polda Jateng, sembilan alat berat diterjunkan membantu proses pencarian," ungkap Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, seperti dikutip pada Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga: Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi SAR Longsor Cibeunying 21 Warga Tertimbun

Tim SAR gabungan yang berjumlah ratusan personel terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan hingga masyarakat setempat.

Posko yang didirikan d sekitar lokasi, terus berkoordinasi lintas instansi guna memastikan kebutuhan tim di lapangan terdistribusi secara baik. Di antaranya peralatan, logistik, serta dukungan medis.

Diketahui, longsor menerjanh Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (13/11/2025) malam. Hingga pencarian hari kedua, Jumat (14/11/2025), tiga orang ditemukan dalam kondisi meninggal. Sementara itu 20 orang lainnya yang diduga tertimbun material longsor masih dalam pencarian. 

Baca Juga: Banjir Melanda Tiga Kampung di Jonggol Bogor, TPT Ponpes Longsor Terseret Arus Sungai

"Kami mengalami kesulitan karena akses untuk alat berat sulit. Kemudian tanahnya juga masih labil," tuturnya.