KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU - Keluhan masyarakat terkait kemacetan di tiga persimpangan utama ruas Jalan Puncak, Kabupaten Bogor, terus bermunculan. Para pengendara menilai pemerintah lambat dalam menangani persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini.
"Masalah kemacetan di persimpangan Pasir Muncang Gadog, Cipayung, dan Pasar Cisarua sudah berlangsung lama. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari pemerintah," ujar Fadlan Azis, Senin 9 Juni 2025.
Menurutnya, ruas Jalan Gadog hingga Cisarua perlu segera diperlebar, terutama di tiga titik persimpangan tersebut. Tingginya volume kendaraan, terutama dari wisatawan yang keluar masuk kawasan Puncak, kerap menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan berujung pada kemacetan panjang.
Baca Juga: Kapolres Bogor dan Kapolsek Cisarua Bagikan Paket Sembako untuk Warga Puncak
"Ini masalah lama, tapi kenapa Pemkab maupun pemerintah pusat tak kunjung memberikan solusi. Padahal ini jalan nasional dan hanya butuh pelebaran atau pembangunan fly over di tiga titik itu," ungkapnya.
Saat libur panjang, sistem satu arah (one way) kerap diberlakukan. Namun, penumpukan kendaraan tetap tak terhindarkan dan menyebabkan banyak wisatawan kelelahan karena terjebak berjam-jam di tengah kemacetan.
Libur panjang dihari Idul Adha 1446 H kemarin Minggu malam 8 Juni 2025 itu terjadi seorang wanita terjebak kemacetan hingga kelelahan dan dilarikan kerumah sakit dan dijalan membutuhkan perjalanan yang cepat.
Baca Juga: Kolaborasi Warga Gadog dan Aktivis Puncak Merawat Ciliwung
"Macet di jalur Puncak memang sudah biasa, tapi pemerintah seharusnya punya solusi minimal untuk tiga persimpangan itu. Supaya kemacetan tidak semakin parah," cetusnya Fadlan.
Comment