BOGOR, CEKLISSATU – Sebagai pejabat negara, Hery Antasari yang kini menjabat sebagai Pj Wali Kota Bogor diamanahkan untuk melaporkan harta kekayaannya kepada negara.

Pelaporan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) selama Wajib LHKPN menjabat dilakukan secara periodik setiap 1 tahun sekali atas harta kekayaan yang dimiliki. Dan LHKPN tersebut diserahkan kepada KPK.

Melansir laman e-LHKPN pada Kamis 16 Mei 2024, Hery Antasari terakhir kali melaporkan Harta Kekayaannya pada 30 Januari 2023 untuk periodik 2022.

Baca Juga : Pejabat Tidak Patuhi LHKPN, KPK Minta Capres-Cawapres Komitmen Memberikan Sanksi

Berdasarkan LHKPN itu, Hery Antasari memiliki total Harta Kekayaan sebesar Rp1,6 Miliar.

Berikut ini rincian harta kekayaan Hery Antasari:

A.    Tanah dan Bangunan Rp2.075.000.000

1.      Tanah dan Bangunan seluas 112 m2/112 m2 di Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.355.000.000

2.      Tanah dan Bangunan seluas 68 m2/50 m2 di Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp270.000.000

B.     Alat Transportasi dan Mesin Rp151.000.000

1.      Motor, Suzuki GW 250 Tahun 2013, hasil sendiri Rp26.000.000

2.      Mobil, Suzuki TM2FX (4x2) A/T Tahun 2017, hasil sendiri Rp125.000.000

C.     Harta Bergerak Lainnya Rp. –

D.    Surat Berharga Rp. –

E.     Kas dan Setara Kas Rp14.195.207

F.      Harta Lainnya Rp. –

Sub Total Rp2.240.195.207

Hutang Rp552.000.000

Total Harta Kekayaan Rp1.688.195.207. 

Diketahui sebelumnya, Hery Antasari menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat.

Ia kemudian menggantikan Wali Kota Bima Arya yang habis masa jabatannya pada 20 April 2024.