KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Dampak dari ambruknya penahan tebing di Kampung Anyar, RT 03 RW 03, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam 14 Mei 2025 pukul 18.00 WIB dari 21 bertambah menjadi total 26 dan 1 rumah mengalami rusak parah.

"Jadi, kunjungan Wakil Bupati ke Cisarua-Puncak ini untuk meninjau langsung warga yang terdampak banjir di Kampung Anyar, RT 03 RW 03, Desa Citeko," ujar Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade Kamis 15 Mei 2025.

Sebanyak 26 rumah yang terdampak banjir akibat jebolnya tebing tersebut telah mendapat penanganan dari BPBD. Selain itu, rumah-rumah yang tergenang lumpur telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga.

Baca Juga: Rudy Susmanto-Jaro Ade Panen Raya Padi di Leuwisadeng Bogor, Komitmen Lindungi Petani dan Lahan Pertanian

"Ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir mendapat perhatian," jelasnya.

Lebih lanjut, Jaro Ade mengatakan bahwa kunjungan Wakil Bupati, Camat, dan Kapolsek ke lokasi memberikan semangat bagi masyarakat terdampak.

Dua unit motor dan satu rumah parkir rusak parah tertimpa ambruknya tembok tebing penahan halaman. Dan rumah-rumah lainya hanya terdampak luapan banjir.

Baca Juga: Wabup Jaro Ade Dorong Penataan Infrastruktur dan UMKM di Kawasan Wisata Gunung Bunder-Gunung Sari

"Mereka merasa lebih tenang karena kehadiran pemimpin daerah seperti orang tua mereka sendiri. Insya Allah, dengan gotong royong, masalah ini bisa diselesaikan. Selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh pihak Kecamatan melalui laporan resmi," ucapnya.