BANDUNG, CEKLISSATU - Perwakilan negara-negara Konfrensi Asia Afrika (KAA) datang ke Kota Bandung untuk menghadiri Festival Asia Afrika 2024.

Ada banyak kegiatan yang dilakukan di Festival Asia Afrika yang berlangsung pada 6-7 Juni 2024, mulai dari diskusi bersama hingga historical walk di Jalan Asia Afrika. 

Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu, Siti Nugraha Mauludiah mengatakan, dengan banyak hadir perwakilan dari negara anggota KAA dalam Festival Asia Afrika 2024 ini membuktikan, spirit Bandung masih relevan diterapkan untuk menghadapi tantangan global saat ini. 

Baca Juga : Sambut Asia Afrika Festival, Sebagian Jalan Kota Bandung Akan Ditutup

"Ini menunjukkan spirit Bandung sangat relevan tahun 1955 dengan sekarang," kata Siti, Minggu 7 Juni 2024

Perayaan KAA ke-70 tahun ini menjadi pengingat mengenai masih adanya Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dituntaskan, yaitu kemerdekaan negara Palestina.

Kemerdekaan Palestina dirasakannya sesuai dengan Spirit Bandung yang lahir dari kesadaran negara-negara korban imperialisme dan kolonialisme. 

Baca Juga : Lengkong Street Food: Lokasi Kuliner yang Tepat untuk menghabiskan Malam di Kota Bandung

"Kami mendorong semua negara Asia Afrika mendapatkan kemerdekaannya. PR kita kemerdekaan Palestina sepenuhnya," ujar Siti. 

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, sejarah Bandung dengan negara Asia-Afrika tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya, nilai-nilai ini harus ditularkan kepada generasi kini dan mendatang. 

Baca Juga : Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Resmikan Revitalisasi Bukit Mbah Garut

"Kegiatan ini turut mengingatkan dalam kebudayaan yang berbeda kita mengingatkan Dasasila Bandung," katanya.

Kemudian, Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengatakan, Festival Asia Afrika tak hanya sekedar mengenang sejarahnya.

Tetapi, kegiatan ini sekaligus sebagai menegaskan kembali nasib bangsa di benua Asia dan Afrika.

Baca Juga : Ratusan Peserta Ikuti Festival Open Water Swimming Indonesia 2024, Nomor Estafet Milik Indonesia

Kata dia, ini menjadi salah satu upaya ke depannya membangun Asia Afrika.

"Ini langkah awal untuk menyambut 70 tahun KAA. Diharapkan meningkatkan indeks kebahagiaan warga Kota Bandung," kata dia.