Akibat situasi tersebut, sejumlah jamaah akhirnya berinisiatif mendobrak pintu agar bisa masuk. Namun setelah berhasil sampai di dalam, mereka justru diminta kembali keluar oleh petugas untuk mencari gerbang resmi yang seharusnya menjadi akses masuk.
"Bayangkan, kami harus mencari pintu masuk selama dua jam. Kami benar-benar terbengkalai. Mungkin ini pengalaman ibadah haji yang menjadi bahan introspeksi diri," ungkap Djunaedi.
Baca Juga: Timwas Haji DPR RI Ingatkan Kemenag Hadapi Kelelahan Jemaah Usai Wukuf
Ia juga menyoroti persoalan manajemen transportasi yang dianggap tidak maksimal.
"Bus sangat banyak, tapi anehnya kenapa bisa ada keterlambatan dan kemacetan parah seperti ini. Mungkin inilah perjuangan naik haji," bebernya.
Comment