KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Sepanjang libur panjang pekan lalu akibatkan kemacetan di Puncak tak terhindarkan. Ini berdampak pada pasokan gas elpiji melon 3 kilogram yang mengalami kelangkaan di tiga kecamatan Kabupaten Bogor yakni Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua.
Pelaku usaha yang berjualan gas elpiji 3kg Endang di wilayah Ciawi, mengatakan, bahwa selama libur panjang kemarin, berdampak kelangkaan terjadi selama sekitar satu minggu. Bahkan disejumlah pangkalan pun stoknya kosong.
"Kami sebagai pedagang sempat kesulitan mencari gas 3 kilogram. Bahkan, stok di pangkalan pun kosong, sehingga kami harus mencari ke berbagai tempat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," ujarnya.
Baca Juga: Rohadi Ditemukan Meninggal Dunia di Bawah Jurang Sedalam 700 Meter
Menurutnya, dia penasaran dengan apa yang dialaminya, setelah bertanya ke sejumlah pangkalan yang ada, diketahui bahwa kelangkaan ini disebabkan oleh kendala pengiriman akibat kemacetan selama libur panjang beberapa waktu lalu.
"Akibat berkurangnya pasokan, warung-warung eceran kehabisan stok. Kalaupun ada, harganya bervariasi dan cenderung harganya di naikan," ungkap Endang Sabtu 1 Februari 2025.
Masih kata Endang menjelaskan, bahwa berdasarkan keterangan pekerja pangkalan, masalah utama bukanlah kelangkaan gas, melainkan keterlambatan distribusi akibat padatnya arus lalu lintas di kawasan Puncak.
Baca Juga: Polsek Megamendung Siaga Antisipasi Sweeping Gengster
"Kendaraan penyalur mengalami kesulitan distribusi karena jalur Puncak dipadati wisatawan, sehingga pengiriman gas menjadi lambat," jelasnya.
Namun, ia memastikan bahwa stok gas 3 kilogram di Bogor masih relatif aman. Saat ini, pengiriman ke pangkalan mulai kembali lancar.
Comment