JAKARTA, CEKLISSATU — BPJS Ketenagakerjaan menegaskan perannya sebagai salah satu investor strategis terbesar dalam instrumen Surat Utang Negara (SUN). Peran tersebut menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga dan mengembangkan dana jaminan sosial pekerja secara aman, prudent, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Apresiasi Surat Utang Negara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Gedung Frans Seda.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi BPJS Ketenagakerjaan memperkuat pasar keuangan domestik, sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional melalui investasi pada surat utang pemerintah.
Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Eko Purnomo, mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis antara pemerintah dan investor institusi domestik.
“Forum pada hari ini merupakan forum yang sangat penting. Ini menjadi ruang strategis untuk membangun kemitraan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan DJPPR. Peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai investor SUN menciptakan double impact, yaitu menjaga dan mengembangkan dana jaminan sosial pekerja sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan serta stabilitas ekonomi Indonesia,” tegas Eko.
Ia menjelaskan, pengelolaan investasi BPJS Ketenagakerjaan selalu menempatkan kepentingan peserta sebagai prioritas utama. Dana yang dihimpun dari para pekerja dikelola secara hati-hati agar tetap aman, berkembang, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi peserta.
Comment