BOGOR, CEKLISSATU -- Guru besar sejarah Universitas Padjajaran yang juga Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Jawa Barat Reiza Dienaputra, pengusulan Inggit untuk dijadikan pahlawan nasional memang buka kali ini tapi sudah sejak lama.
Ia mengatakan, pernah diusulkan pada tahun 2008, 2012 dan kemudian pada tahun 2023 ini muncul harapan kembali mengusulkan langsung dari Megawati Soekarnoputri, hal ini tentu jadi semangat baik, jadi angin segar buat kita.
"Karena beliau tidak hanya mantan presiden dan sekarang menjadi pimpinan dari sebuah partai besar di negeri ini, tapi beliau juga menjadi anggota keluarga secara tidak langsung Inggit Garnasih karena beliau kebetulan anak dari Bung Karno dan ibu Fatmawati,"kata Reiza D. Dienaputra dihadapan wartawan, dalam Jabar Punya Informasi (JAPRI) volume 113, bertajuk Pengusulan Ibu Inggit Garnasih Sebagai Pahlawan Nasional di Aula Timur, Gedung Sate, Jumat 17 Februari 2023.
Baca Juga : Misi Perdana Pesawat Hercules C- 130 Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Turki
Selain Inggit, kata Rieza, ada tiga orang lainnya yang turut diusulkan menjadi pahlawan nasional yakni Raden Ma'mun Nawawi dari Kabupaten Bekasi, Sholeh Iskandar dari Kota Bogor dan Mochtar Kusumaatmadja yang diajukan pada 2023 sekarang.
"Ada empat yang diusulkan, satu lagi Lasminingrat dari Kabupaten Garut kami proyeksikan di 2024 nanti. Ibu Inggit ini merupakan harapan dari Bu Megawati ke Pak Gubernur (Ridwan Kamil) untuk mengusulkan agar menjadi pahlawan nasional,"katanya.
Tapi kesimpulannya, Kata Reiza, harus pemberkasan ulang, dan prosesnya membutuhkan waktu selama satu bulan
"Tapi kami yakin dengan dukungan masyarakat. Sehingga berkas bisa kami sampaikan seminggu sebelum deadline pada 31 Maret, yakni pada 24 Maret sudah bisa kami sampaikan melalui gubernur ke Kementerian Sosial,"katanya.
Reiza menambahkan, saat ini pemberkasan berkas telah mencapai 60 persen dan diharapkannya dapat segera selesai sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan.
"Progres sudah 60 persen, melakukan kajian riwayat hidup dan buku biografi. Ini bukan hal yang mudah karena kami harus kajian, penelitian seakurat mungkin. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,"ungkapnya..
Dia melanjutkan, kontribusi Inggit dalam membantu perjuangan Presiden Soekarno layak diganjar dengan status pahlawan nasional. Dia memprediksi, tanpa pengorbanan Inggit mungkin belum tentu Bung Karno dapat menjadi tokoh proklamator Indonesia.
"Inggit Garnasih kontribusinya sangat luar biasa. Mulai dari Soekarno menjadi insinyur sipil sampai membentuk partai politik PNI. Setiap perjalanan Bung Karno, mulai dari Bandung, Ende di NTT, dimanapun Inggit selalu mendampingi. Dia yang menjadikan Soekarno sebagai orang yang luar biasa," katanya.
Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Jabar Elis Kartini mengungkapkan, sejauh ini sudah ada 14 tokoh dari Jawa Barat yang telah ditetapkan menjadi pahlawan nasional. Dimana dimulai dari Raden Djuanda Kartawidjaja (Ir. H. Djuanda) pada 1963 silam.
"Berdasarkan data di Dinsos Jabar dan sudah diklarifikasi dengan data di Mensos. Dari tahun 1963, dimulai dari Insinyur Djuanda, sampai 2022 kita sudah miliki 14 pahlawan nasional,"katanya.
Bila nantinya usulan yang diajukan pemerintah provinsi disetujui oleh Mensos, maka Inggit akan menjadi pahlawan nasional ke 15 dari Jawa Barat. Menyusul tokoh-tokoh sebelumnya yang telah dikukuhkan menjadi pahlawan nasional.
Comment