KABUPATEN BANDUNG, CEKLISSATU -- Jembatan yang dibangun swadaya masyarakat untuk menghubungkan Kecamatan Cijeruk (Bojongsoang) dan Baleendah di Kabupaten Bandung, Ambruk.
Kejadian terjadi saat jembatan dalam kondisi ramai dilintasi pejalan kaki dan motor. Akibat dari robohnya Jembatan Cijeruk ini, beberapa warga tercebur ke sungai dan mengalami luka ringan dan trauma.
Masyarakat menggunakan jembatan sebagai alternatif dari jalan inspeksi karena jembatan lain dianggap terlalu jauh dan melingkar. Jembatan Cijeruk dianggap sebagai jalur paling mudah guna menjangkau tujuan mereka.
Melalui akun Instagram miliknya, @dedimulyadi71, Gubernur Jawa Barat tersebut menyatakan telah menghubungi Bupati Kabupaten Bandung dan akan segera membangun jembatan permanen.
Baca Juga: Jembatan Apung Penghubung Kecamatan Bojongsoang dan Baleendah di Kabupaten Bandung Ambruk
"Saya sudah telepon Bupati Kabupaten Bandung. Yang harus dilakukan adalah membangun jembatan permanen,” ucap Dedi Mulyadi, seperti dikutip pada Sabtu (24/05/2025).
Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan permanen ini akan dilakukan dalam waktu dekat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung. Pembangunan jembatan permanen ini bertujuan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.
"Upaya membangun jembatan permanen tersebut, dalam waktu dekat, akan kami tindak lanjuti. Kami akan menurunkan tim bersama Pemerintah Kabupaten Bandung untuk melihat kemungkinan dibangunnya jembatan permanen agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi,” tandas Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmasnya robohnya jembatan ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan tidak ada korban jiwa.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Datangi KPK, Bahas Efisiensi Anggaran Belanja Pemda di Berbagai Sektor
Dengan alasan keamanan, jembatan yang terbuat dari kayu dan bambu tersebut kini telah ditutup total.
Comment