BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Aksi bela palestina kembali bergema dari Kota Bandung, kali ini Minggu (24/8/2025). Aksi bela palestina di gelar oleh Forum Ummat Islam Bandung Bersatu yang digelar di sejumlah titik mulai dari Gedung sate hingga Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika.
Aksi damai bela Palestina kali ini akan dihadiri juga oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Wakil Walikota Bandung. H. Erwin, Pimpinan DPRD Kota Bandung, sejumlah Pimpinan Ormas se Jawa Barat.
Koordinator Aksi, Ustad Ruslan mengataka dapar diketahui Kematian tembus selama hampir 19 bulan oleh tentara zionis Israel mencapai 62.000 sipil, tapi Gaza seakan hilang dari layar. Israel membungkam jurnalis dengan cara membunuhnya.
Baca Juga: Kenakan Syal Palestina: Ketua DPRD Kota Bogor Pimpin Rapat Paripurna, Tetapkan Raperda Pajak dan Retribusi
“Ini bukan perkara jauh dan dekat, bisa atau tidak, ini pertanggungjawaban kita terhadap Palestina sebagai umat muslim, kita bertanggung jawab atas wakaf tanah para rasul di Palestina. Hari ini kita buktikan bersama, bukan sekedar membela, ini isu kemanusiaan, isu persatuan, bahwa umat Islam bisa bersatu.” Kata Koordinator Aksi Ustad Ruslan, Minggu (24/8/2025).
Ia juga mengingatkan kontribusi apapun, tak peduli sekecil apapun, tetap berperan besar. Sebagaimana semut yang coba selamatkan Nabi Ibrahim. Ia mengingatkan kembali, “Burung bertanya ke semut, “ngapain begitu? Sia-sia!” Tapi semut menjawab, “Biarlah, setidaknya Allah tahu di mana aku berpihak”.
"Sama seperti kita hari ini, kita sedang menunjukkan sikap, bahwa kita memihak Palestina." katanya.
Anggota DPRI Atalia Praratya mengajak seluruh ummat muslim tidak hanya di Bandung, Namun di seluruh Indonesia untuk terus peduli dan empati terhadap rakyat Palestina.
Baca Juga: HUT Ke-80 RI, Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Warga Bogor Ikuti Indonesia Peace Convoy Bela Palestina
"Banyangkan kita bisa melihat keluarga keluarga mereka setiap hari dipenuhi rasa ketakutan, kekhawatiran karena mereka sulit makan bahkan harus kehilangan nyawa," katanya.
Atalia pun berharap pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto untuk terus melakukan negoisasi dengan para pemimpin di dunia atas kemerdekan Palestina lewat perdamaian dunia.
"Dan juga mendorong agar blokade dibuka karena pasokan bantuan sulit ditembus membuat kelaparan terhadap warga gaza," katanya.
Puncak aksi akan ada teatrikal mengenang syahidnya jurnalis Gaza, Anas Al Sharif di Braga dan Gedung Merdeka. Di Gedung Merdeka, akan dipertunjukkan simulasi pengeboman Anas Al Sharif, wartawan Al Jazeera yang dibunuh penjajah Israel. Anas syahid bersama empat staf Al Jazeera lainnya pada 10 Agustus lalu.
Comment