POLMAN, CEKLISSATU - Sebuah pulau baru muncul di tengah laut perairan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kemunculan pulau baru ini membuat heboh warga sekitar yang penasaran ingin melihatnya.
Pulau baru ini diperkirakan telah terbentuk sejak lama. Namun baru terlihat pada akhir 2022 lalu saat kondisi cuaca ekstrem dan banjir rob melanda seluruh wilayah Indonesia.
Namun baru terlihat pada akhir 2022 lalu saat kondisi cuaca ekstrem dan banjir rob melanda seluruh wilayah Indonesia.
Pulau baru ini seluas 20x30 meter persegi dengan material yang terdiri pasir dan beberapa patahan karang kecil. Di pulau ini tidak ada tumbuhan yang hidup dan jaraknya hanya 10 mil dari daratan Kota Polewali Mandar dengan jarak tempuh sekitar 40 menit menggunakan perahu.
"Saya pikir awalnya itu bambu yang ditarik oleh nelayan, karena memang biasa ada perahu yang melintas sambil menarik bambu. Setelah saya mendekat ternyata itu pulau baru," kata seorang nelayan, Arif kepada wartawan, Kamis 2 Maret 2023.
Arif mengaku baru melihatnya pada 15 Januari 2023 lalu. Pulau berukuran mini itu berada di sebelah barat Pulau Battoa, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang.
Pulau tersebut sejajar dengan tanjung Mampie di Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo. Pulau kecil itu berjarak sekira 5 mil dari bibir Pantai Mampie. Pulau yang disebut Gusung oleh warga setempat menjadi pusat perhatian nelayan lain yang kerap menangkap ikan di sekitar wilayah itu.
"Nelayan lain yang biasa menangkap ikan di sekitar wilayah itu juga heran, kenapa tiba-tiba ada muncul (pulau baru) di sekitar tempat mereka biasa mencari ikan," ungkapnya.
Sementara itu, pemerhati Maritim Sulbar Muhammad Ridwan Alimuddin mengatakan, jika pulau baru ini belum layak disebut pulau tetapi sebuah gusung.
Menurut Ridwan, kategori pulau jika dalam kondisi air laut sedang pasang daratan tidak akan hilang, maka disebut pulau.
"Jika air laut sedang pasang dan hilang dalam periode waktu tertentu, maka disebut gusung," ucapnya.
Comment