Program ini disalurkan melalui posyandu dan didukung oleh BKKBN Kota Bogor.

DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk mendukung program tersebut melalui fungsi anggaran. 

“Kami di DPRD tentu akan mendukung penuh program ini sesuai instruksi Menteri BKKBN dan Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Pak Rusli Prihatevy, yang mendampingi kunjungan Menteri di Kecamatan Tanah Sareal,” ungkap Juhana.

Baca Juga: RAD Pangan dan Gizi 2025-2029, Pemkot Bogor Gelar Konsultasi Publik

Meski demikian, menurut Juhana, edukasi kepada masyarakat juga harus diperkuat. Ia menilai bahwa peran media sangat penting dalam menyebarkan informasi terkait pencegahan stunting, baik melalui berita maupun media sosial.