Guna mempercepat arus informasi, WNI didorong bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Antisipasi Eskalasi Lebih Lanjut, Kemenlu dan KBRI Teheran Monitor Kondisi WNI di Iran
Mereka juga diingatkan menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan identitas lain dalam bentuk fisik maupun digital.
Terkait mobilitas, perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi keamanan diminta ditunda.
Bagi yang telah memiliki jadwal penerbangan, disarankan segera berkoordinasi dengan maskapai guna memastikan status penerbangan.
Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990.
Baca Juga: Puluhan Tahun Jadi Sopir Lokal Wisata Timur Tengah di Puncak Bogor, Kini Menganggur
KBRI menegaskan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Informasi lanjutan akan segera disampaikan apabila terdapat perkembangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Di tengah situasi yang masih dinamis, masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada pernyataan resmi pemerintah serta penyelenggara perjalanan umrah.
Comment