BANDUNG, CEKLISSATU – Pj Wali Kota Bandung A Koswara mengatakan, pentingnya tata Kelola sampah, terutama di kawasan pasar.
Untuk itu, Koswara mengingatkan, untuk mengatasi permasalahan sampah yang mendesak di Kota Bandung, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
Dia juga menambahkan, tata Kelola sampah harus dibuat terintegrasi, terutama untuk untuk memetakan tanggung jawab setiap pihak dari pengumpulan hingga pengolahan produk akhir.
Baca Juga : Gunakan Metode Magotisasi, Bank Sampah Berseri Nyengseret Olah 791,2 Kg Sampah Anorganik dalam 10 Hari
Koswara menegaskan, seluruh Tempat Penampungan Sementara (TPS) harus berada di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung agar lebih efektif dan terkontrol.
Selain tata kelola, yang harus diperhatikan juga adalah sampah harus dipilah dari sumbernya.
“Pemilahan di hulu adalah kunci tata kelola sampah yang lebih efisien. Jadi pedagang yang tidak melakukan pemilahan sampah di awal, akan kami berikan sanksi,” kata Koswara saat menerima audiesi Paguyuban Warga Pasar Induk Gedebage di Balai Kota Bandung, Rabu 30 Oktober 2024.
Baca Juga : Atasi Food Waste, Menteri LH/BPLH Hanif Faisol akan Stop Rumah Makan dan Hotel Buang Sampahnya Ke TPA
Dia menyebut, bahwa Pemkot Bandung berkomitmen menjadikan Pasar Induk Gedebage sebagai percontohan tata kelola sampah pasar di Kota Bandung.
Untuk itu, Koswara menyebut, pentingnya sinergi seluruh pihak untuk bersama memberikan solusi berkelanjutan bagi permasalahan sampah di kota.
Sementara itu, Paguyuban Warga Gedebage Iwan mengatakan, bahwa para pedagang sudah mulai mengelola kompos dari sampah organik.
Baca Juga : Edukasi Pengelolaan Sampah, Pj Wali Kota Bandung Sebut Sekolah Harus Jadi Cyber Army
Namun, lanjut Iwan, kompos yang dihasilkan para pedagang belum memiliki pembeli.
“Fasilitas pengangkut sampah yang sudah tua, selain itu juga kompos yang dihasilkan belum ada pembelinya. Kami harap pemerintah ikut mendukung pemasaran kompos itu,” ujarnya.
Sekretaris DLH Kota Bandung Sopyan Hernadi menambahkan, pengelolaan sampah di Pasar Gedebage memerlukan pembenahan, termasuk penataan aset dan peralatan yang ada.
Baca Juga : Beban TPAS Sarimukti Makin Berat, Kota Bandung Diminta Kurangi Sampah Malah Ditambah
Ia juga menyebut perlunya evaluasi agar penggunaan anggaran lebih efisien dalam penanganan sampah pasar.
Comment