BOGOR, CEKLISSATU - Jembatan Otista Kota Bogor, yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, dinilai tidak ramah bagi pejalan kaki. Pasalnya, railing atau pagar pada kedua sisi jembatan didesain berlubang sehingga sangat membahayakan dan tidak aman.


Salah satu pejalan kaki, Rosmawati (39) mengungkapkan bahwa fungsi utama sistem railing di sepanjang tepi jembatan yang membentang di atas Sungai Ciliwung itu seharusnya memberikan keamanan dan keselamatan bagi pejalan kaki, namun kenyataannya ukuran lubang-lubang railing Jembatan Otista muat untuk anak-anak usia di bawah 7 tahun sehingga membahayakan. 


"Kalau orangtuanya lagi meleng, tiba-tiba si anak main dan masuk ke lubang-lubang. Itu membahayakan bisa langsung nyemplung ke sungai," ucap warga Kebon Kelapa ini.

Baca Juga : Kendaraan Bus dan Truk Menuju Puncak Dicek Aparat Gabungan


Menurutnya trotoar Jembatan Otista ini dipastikan akan selalu ramai dilintasi anak-anak hingga orangtua, terutama setiap akhir pekan, oleh sebab itu dirinya meminta pihak terkait untuk segera menutup lubang railing demi keselamatan pejalan kaki


"Kalau lagi ramai sama orang joging, lari, kan ga terkontrol. Jangan sampai ada korban. Takutnya kan ada anak lewat lalu masuk ke lubang ga ketahuan sama orangtuanya," ungkapnya.


Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Rena Da Frina mengaku sudah meminta pihak kontraktor untuk melakukan pekerjaan tambahan dengan menutup lubang-lubang railing yang terbuat dari beton tersebut. 


"Kami sudah minta pihak ketiga di masa pemeliharaan untuk segera dipasang kaya besi untuk menutup lubang-lubang di railing itu," jelasnya.


Rena menyebut bahwa jika pagar beton jembatan memang didesain demikian dan pada setiap lubangnya tanpa ditutup dengan ornamen atau besi. 


"Memang ga ada, tapi dimasa pemeliharaan kami minta ada pekerjaan penambahan, jadi untuk alasan keselamatan," katanya.