BOGOR, CEKLISSATU – Sebanyak 44 rumah warga yang terdampak kebakaran Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) di Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor diperbaiki.
"Kita masih menerima laporan dari warga yang rumahnya terdampak ledakan. Baik yang di Kabupaten Bogor ada 44 rumah dan itu sudah diperbaiki semuanya oleh Kodim," ungkap Kadispenad, Brigjen TNI Kristomei Sianturi kepada wartawan, Kamis (4/4/2024).
Dikabarkan bahwa kerusakan rumah warga mayoritas menimpa atap. Di antaranya genteng pecah, bocor, dan sebagainya.
Baca Juga : Pasca Kebakaran Gudang Amunisi di Ciangsana Bogor, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Bilang Begini
Tidak hanya perbaikan infrastrktur, TNI AD juga memberikan trauma healing kepada anak-anak. Sebab, saat peristiwa terjadi, bertepatan dengan waktu berbuka puasa.
Suara dentuman yang keras membuat anak-anak terkejut, dan menimbulkan trauma. Maka itu, trauma healing diberikan akan kondisi anak-anak ini membaik.
"Dari tim psikologi TNI memberikan trauma healing kepada masyarakat yang ada di sekitar, yang terkena dampak," terangnya.
Sebelumnya, gudang amunisi di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kebakaran. Api dikabarkan mulai muncul pada pukul 18.35 WIB.
Baca Juga : Amunisi yang Terbakar di Gudang Armed Ciangsana Bogor Mencapai 65 Ton, Dipastikan Sudah Kadaluarsa
Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Mohamad Hasan menduga jika penyebab kebakaran di Gudang Armed berasal dari amunisi yang sudah kadaluarsa.
Kandungan bahan kimia di dalam amunisi ini diduga menjadi pemicu hingga terjadi ledakan.
"Pemicu dari ledakan karena amunisi yang sudah kadaluarsa dan akan dikembalikan," tuturnya.
"Sebenarnya kami sudah mengusulkan untuk penghapusan dari awal tahun kemarin, tapi karena butuh proses. Ini kemungkinan karena bahan peledak adalah bahan kimia yang sangat labil," tambahnya.
Comment