BANDUNG, CEKLISSATU – Ngeri, 3 orang pemuda tega menghabisi nyawa teman kosnya I (19) di wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Usai menghabisi nyawa temannya, para pelakulangsung mengantarkan korban ke rumah orang tuanya di wilayah Ciamis. Para pelaku mengaku, korban tewas karena dibegal

Bahkan yang lebih miris lagi, tiga pelaku perempuan M (30), BL (27) dan LW (32) ikut menangis saat mengantarkan korban ke pangkuan terakhir orang tuanya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Dua Begal yang Rampas Sepeda Motor di Setiabudi Bandung

Namun saat itu luka yang ada pada tubuh korban membuat pihak keluarga tidak yakin bahwa I tewas karena akibat dibegal.

Orang tua dari korban pun melaporkan kejanggalan tersebut ke pihak Kepolisian Resort Ciamis, dan setelah dilakulan penyelidikan, benar saja korban I bukan menjadi korban begal melainkan tewas di bunuh. 

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman membenarkan kejadian tersebut, setelah menerima laporan dan kordinasi dari Polres Ciamis, dan pelaku kini masih ditahan di Polres Ciamis.

Baca Juga: Miris, Begal di Bandung Tega Sasar Lansia hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

"Korban berinisial I (19) ternyata bukan korban begal seperti yang diklaim oleh temannya, melainkan dibunuh dalam sebuah pertikaian di kamar kosnya di Bandung," kata AKBP Abdul Rahman, saat dihubungi, Minggu (27/9/2025).

Ia melanjutkan, kasus ini bermula pada Jumat malam (7/3/2025), ketika korban dan pelaku utama, M (22), yang diduga merupakan teman dekatnya, terlibat cekcok hebat.

Dalam kondisi emosi, M menusuk I dengan pisau, menyebabkan luka fatal. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong enam jam kemudian.

Baca Juga: Begal Motor di Ciampea yang Tewaskan Korbannya Dibekuk Polisi

Alih-alih melaporkan kejadian sebenarnya, M bersama dua rekannya mencoba menutup-nutupi kejahatan dengan membawa jenazah korban ke kampung halamannya di Cihaurbeuti, dua hari setelah kejadian.

"Mereka mengarang cerita bahwa I tewas akibat pembegalan. I disebutkannya sebagai korban begal,” katanya.