Sekda juga menuturkan, untuk penilaian dari eksternal, kami juga telah memasang banner berisi barcode SPI di loket-loket pelayanan. Ajat melihat teman-teman dari Bapenda proaktif mendampingi dan membantu masyarakat untuk mengisi survei tersebut, sehingga berminat untuk mengisinya.
“Alhamdulillah, pada kesempatan ini, kami melihat kemajuan signifikan di Bapenda. Skor SPI internal yang sebelumnya berada di posisi 57 persen, kini telah mencapai 91 persen. Ini adalah bukti responsif nya kita terhadap arahan Bapak Bupati. Terima kasih, Bapak Bupati, atas perhatiannya,” ujar Ajat.
Baca Juga: Sinergi Pemkab Bogor dan PT KAI, Kembangkan Sistem Transportasi Publik Terpadu Terintegrasi Berkelanjutan
Ajat mengajak kepada seluruh ASN untuk berperan aktif terhadap SPI tahun 2025 ini. Tunjukkan bahwa survei ini penting untuk integritas kita, apalagi ini dikawal langsung oleh KPK. Dan semoga masyarakat juga semakin antusias karena kita menunjukkan semangat yang sama.
“Terima kasih bagi yang sudah gercep (gerak cepat) dalam meningkatkan skor SPI kita. Semoga kedepannya Pemkab Bogor semakin transparan, dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas layanan, karena kita berkomitmen pada integritas,” terang Sekda.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah mengungkapkan, pihaknya berinovasi untuk memaksimalkan pengisian SPI eksternal oleh masyarakat.
Baca Juga: Pantau Langsung Sejumlah Infrastruktur, Wabup Bogor Jaro Ade Pastikan Pembangunan Berjalan Baik
Karena sebelumnya, partisipasi dari pengguna layanan dinilai belum maksimal, terutama karena barcode pengisian yang ada di banner itu statis.
Comment