BOGOR, CEKLISSATU - Bangunan Gedung Bumi Ageung atau Museum Pajajaran yang terletak di Jalan Batutulis, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat kurang mendapatkan perhatian.

Bangunan Bumi Ageung yang menghabiskan dana hingga miliarian dan diresmikan Bima Arya pada Desember 2023 lalu itu kini terlihat kumuh, bahkan terdapat sejumlah fasilitas yang rusak.

Pantauan Ceklissatu.com, Minggu (6/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, plafon gedung Bumi Ageung yang menempel diantara baja ringan dan genteng mengelupas, terlihat pula percikan air yang menetes dari atap plafon, sehingga lantainya basah dan kotor.

Baca Juga: Capaian Pembangunan 75 Persen, Dedie Rachim Pastikan Proyek Bumi Ageung Batutulis Rampung Desember

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata pun yang baru pertama kali menginjakkan kakinya masuk ke gedung Bumi Ageung mengaku kaget.

Ia menduga, ambrolnya atap plafon di Bumi Ageung tersebut karena kurangnya perhatian dari pemerintah dan juga pengelola gedung.

Dadang mengatakan, temuan itu akan ditindaklanjuti dengan memanggil dinas terkait, termasuk melaporkan kepada komisi yang ada di DPRD Kota Bogor.

Baca Juga: Proyek Pembangunan Bumi Ageung Batutulis Mulai Digarap

“Ini akan saya sampaikan kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor untuk segera menindaklanjuti atas temuan yang saya lihat hari ini,” tegasnya, Minggu (6/7/2025).

Dia menambahkan, Bumi Ageung sekarang merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, dan tentu harus ada pengganggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan.

“Sayang sekali, anggaran pembangunan Bumi Ageung ini cukup besar, dan belum digunakan, tetapi sudah banyak kerusakan yang ada. Ini akan saya pertanyakan ke Disparbud,” ujarnya.

Baca Juga: Melenceng dari Identitas Sunda, Pegiat Budaya Tolak Pembangunan Bumi Ageung Batu Tulis Bogor

Di tempat yang sama, Kabag Kesra Setda Kota Bogor, Abdul Wahid menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Danubrata yang sudah melihat langsung kondisi Bumi Ageung.

"Ya, tadi juga kita ngobrol bareng dengn beliau. Tentu apa yang dilihat dan juga disampaikan oleh beliau kepada saya, akan saya tindaklanjuti melapor ke Pak Wali dan Pak Wakil Walikota Bogor," ujar Wahid.

Dia juga berharap, museum Bumi Ageung ini segera diperbaiki oleh dinas terkait, dan bisa segera beroperasi.