Untuk peserta yang ikut serta Herry menarget kan sampai 1000 orang, yang dibagi dalam. setiap hari diikuti 250 orang siswa-siswi. 

Ia juga menekankan bahwa media belajar itu tidak hanya di kelas namun dapat dengan metode pembelajaran praktik dan bermain lebih cepat dapat dicerna dibanding  dengan diberikan teori-teori.di kelas.


"Yang paling gampang itu salah satunya kaya gini, pelajaran sejarah datang ke museum pelajaran pertanian atau pelajaran lingkungan hidup datang ke tempat-tempat green House tempat pertanian, tempat membuang sampah, atau ke pinggir sungai." tuturnya. 


"Tentang sopan santun, dia dapat praktik bagaimana menghormati guru, bagaimana menghormati orangtua, bagaimana menghormati teman-temannya, bagaimana menghormati yang lebih tua. Anak-anak SD  lebih baik praktek akan lebih cepat masuk apabila dengan praktek." ucapnya