"Kota Bogor menjadi salah satu prioritas. Seperti yang disampaikan Pak Wakil tadi, ada beberapa titik yang perlu diperbaiki, termasuk di Batutulis. Selain itu, masih ada beberapa lokasi yang perlu dibangun flyover maupun underpass," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa program penanganan perlintasan sebidang tidak hanya difokuskan di Bogor, melainkan dilakukan secara nasional, khususnya di wilayah Pulau Jawa yang memiliki jaringan perkeretaapian padat.
"Kami berbicara secara keseluruhan untuk Indonesia. Khususnya di wilayah Jawa yang dilintasi jalur kereta api, seluruh perlintasan yang berisiko harus ditangani. Dalam tiga tahun ke depan, kami berharap titik-titik yang paling prioritas dapat segera diselesaikan," tuturnya.
Hamka juga mengapresiasi langkah PT KAI yang telah merekrut penjaga perlintasan sebidang guna meningkatkan aspek keselamatan.
"Saya senang mendengar laporan Pak Dirjen bahwa PT KAI telah merekrut penjaga perlintasan sebidang. Sebab, meskipun sudah dijaga, kecelakaan masih bisa terjadi, apalagi jika tidak ada penjagaan sama sekali. Karena itu, selama belum dibangun flyover atau underpass, keberadaan penjaga dan palang pintu tetap sangat diperlukan," pungkas Hamka
Comment