Menurutnya, meskipun tim baru aktif pasca pelantikan kepala daerah, saat ini progres masih berjalan baik dan berkerja lebih keras.
“Progresnya alhamdulillah masih berjalan dengan baik. Karena pasca kami dilantik ada waktu yang terbuang beberapa bulan sebelum kami dilantik. Sehingga kamu tidak melakukan langkah-langkah kebijakan (cepat) untuk hal ini," tandasnya.
Menurut data yang disampaikan, saat ini terdapat sembilan titik kegiatan strategis, yang mencakup proyek jalan, pembebasan lahan, hingga normalisasi sungai. Total anggaran yang disiapkan untuk pengadaan lahan mencapai puluhan miliar rupiah.
Untuk Jalan Lingkar Leuwiliang–Rancabungur, Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp40 miliar pada tahun ini, ditambah Rp10 miliar untuk land clearing (pembukaan lahan). Jalur yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 12 kilometer.
“Uangnya sudah siap, tapi bukan berarti bisa langsung dibayarkan. Proses pembebasan tetap harus mengikuti tahapan, mulai dari pendataan, appraisal, hingga ganti rugi, sesuai ketentuan perundang-undangan,” jelas Jaro Ade.
Baca Juga: Pemkab Bogor Serahkan Hewan Kurban, Wabup Jaro Ade: Disalurkan ke DKM, Ponpes, hingga Yatim
Selain itu, terdapat proyek Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) yang juga menunggu realisasi anggaran sekitar Rp20 miliar.
Comment