BOGOR, CEKLISSATU.COM - Program FIREFLIES dari Diet Plastik Indonesia mendorong warga Bogor mengelola sampah rumah tangga tanpa pembakaran, guna menekan polusi udara dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Program FIREFLIES telah diterapkan di tiga kota, yakni Bogor, Depok, dan Jakarta, dengan salah satu fokus pelaksanaan di RW 10 Situ Gede, Kota Bogor.
Penanggung jawab program FIREFLIES, Farhan mengatakan, program tersebut bertujuan mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.
Baca Juga: Dedie Rachim Wali Kota Bogor Kunjungi WACS di Situ Gede, Ini Tujuannya
"FIREFLIES ini merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas udara melalui pengelolaan sampah berbasis warga. Untuk di Bogor, kami bekerja sama dengan RW 10 Situ Gede dalam pelaksanaannya," ujar Farhan, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, praktik pembakaran sampah masih menjadi persoalan utama di wilayah tersebut.
Hal itu terjadi akibat belum optimalnya sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah.
"Sampah yang tidak dikelola dengan baik sering kali dibakar sebagai solusi praktis oleh warga. Praktik ini cukup sering terjadi dan menjadi salah satu penyumbang masalah kualitas udara di sini," katanya.
Melalui program FIREFLIES, warga didorong untuk memilah sampah rumah tangga.
Sampah organik diolah menjadi kompos, maggot, atau melalui biodigester, sementara sampah non-organik bernilai ekonomi disalurkan untuk mendukung ekonomi sirkular.
Baca Juga: Pemkot Bogor Percepat Pembangunan PSEL, Targetkan Operasi Awal 2028
Adapun sampah residu menjadi satu-satunya jenis yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Ketika menumpuk dan tidak segera diangkut, warga cenderung memilih membakarnya. Kami ingin menghilangkan kebiasaan tersebut dengan menyediakan solusi pengelolaan sampah yang lebih baik," katanya.
Comment