BOGOR, CEKLISSATU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas menjelang hingga setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Sebanyak 180 personel akan diterjunkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode tersebut.


Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan bahwa momen Lebaran merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu membutuhkan langkah antisipasi agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.


“Yang pertama tentu kami menyiapkan sekitar 180 personel yang akan diterjunkan dan bergabung bersama kepolisian. Situasi kemacetan saat Lebaran berbeda dengan kemacetan harian karena dipengaruhi aktivitas masyarakat yang berubah-ubah. Oleh karena itu kami mengantisipasinya dengan sistem quick response di titik-titik yang menjadi lokasi akumulasi massa,” ujar Sujatmiko kepada wartawan di Kantor Dishub Kota Bogor, Jalan Raya Tajur, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Sidak Harga Pangan Jelang Lebaran, DPRD Kota Bogor Pastikan Stabilitas dan Distribusi

Menurutnya, kondisi Kota Bogor biasanya cenderung lebih lengang pada tiga hari menjelang Lebaran. Namun, setelah hari raya, kepadatan justru meningkat di sejumlah destinasi wisata dan pusat perbelanjaan.


“Biasanya tiga hari sebelum Lebaran Kota Bogor relatif sepi. Namun setelah Lebaran, objek wisata dan pusat perbelanjaan akan ramai karena masyarakat memanfaatkan libur Lebaran dan membelanjakan uang THR. Karena itu kami akan memastikan parkir berada di kantong-kantong parkir dan tidak menggunakan badan jalan,” katanya.


Dishub juga akan mengerahkan petugas untuk membantu pengaturan arus pejalan kaki di sejumlah titik keramaian. Selain itu, pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check juga akan terus dilakukan.