KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor mengakui saat ini tengah terjadi sedikit gejolak harga di sejumlah komoditas pangan.
Hal itu dipicu meningkatnya kebutuhan bahan pangan menyusul pembukaan dapur-dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) secara masif di berbagai wilayah.
Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya mengatakan, peningkatan kebutuhan ini menyebabkan pasokan pangan perlu diatur ulang agar tidak terjadi kelangkaan di pasar.
Baca Juga: Uji Lab Makanan Dua Sekolah di Kabupaten Bogor Terbukti Kena Bakteri, Dinkes Beberkan Hasilnya
“Cuma sedikit ada gejolak harga, gejolak harga ini karena kebutuhan makin tinggi kan akibat dibukanya beberapa dapur MBG yang cukup masif ini,” ujar Teuku, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, pembukaan dapur MBG di banyak titik menyebabkan siklis pasokan pangan harus segera disesuaikan agar distribusi ke pasar tetap lancar.
“Sehingga pasokan pangan ini harus diatur ulang siklusnya supaya masuknya itu tidak menjadi langka di beberapa pasar gitu ya,” katanya.
Baca Juga: Konsolidasi Regional Bersama BGN, Pemkab Bogor Siapkan 238 Titik Lokasi Pembangunan Dapur MBG
Lebih lanjut, Teuku menjelaskan pihaknya tengah berupaya menjaga keseimbangan distribusi agar masyarakat di luar program MBG juga tetap mudah mengakses kebutuhan pokok.
“Sehingga masyarakat yang lain di luar MBG bisa mudah mengakses gitu. Itu kira-kira,” ucapnya.
Comment