BOGOR, CEKLISSATU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor lakukan pencegahan dampak megatif dari keberadaan para imigran, terutama di Kawasan Puncak.
Kesbangpol Kabupaten Bogor mengajak seluruh pengurus RT/RW, staf desa, serta para penyedia penginapan dan hotel, untuk bersama mencegah adanya dampak negatif keberadaan para imigran, terutama di Kawasan Puncak.
Selain itu, juga dihadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Pemprov Jabar, Polres, Kodim, serta instansi dan lembaga profesional yang kompeten di bidangnya seperti UNHCR dan beberapa perwakilan LSM di bawah naungan PBB yang berfungsi memantau tentang keberadaan imigran di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Polisi Serbia Amankan 738 Imigran Ilegal dari Utara dan Timur
Sub Koordinator Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelejen pada Kesbangpol Kabupaten Bogor, Muhamad Apendi mengatakan, pihaknya sebagai fasilitator sekaligus dalam mendeteksi secara dini adanya permasalahan keberadaan imigran.
“Ya mereka kan datang dari Afganistan, Pakistan dan negara yang lainnya, di mana mereka sedang mengalami sebuah konflik. Untuk antisipasi itu, maka seorang imigran jika datang ke Puncak harus dapat memahami budaya dan kultur yang ada di wilayah,” kata dia dalam sosialisasi yang di Hotel Accram, Rabu (30/7/2025).
Pihaknya berharap para peserta workshop dapat memahami dan melakukan sosialisasi serta mengedukasi masyarakat jika di wilayahnya terdapat imigran.
Comment