"Skor dan evaluasi tentu memengaruhi penilaian mereka. Tapi tidak serta merta satu pelanggaran kecil membuat mereka gugur," terangnya. 

"Kita tetap melihat berdasarkan ketentuan yang berlaku dan pendekatan kasus per kasus. Misalnya, ada yang sakit parah atau bahkan meninggal dunia, tentu berbeda penanganannya," pungkasnya.