BOGOR, CEKLISSATU – Tingkatkan harapan masa sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal memberi 127 kuota untuk siswa masuk Sekolah Rakyat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, terdapat data kemiskinan ekstrem di DT-SEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) pada Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
“Dari data itu, terverifikasi sebanyak 127 anak yang bisa masuk Sekolah Rakyat,” kata Ajat, Selasa (10/62025).
Baca Juga: Pemerintah Segera Bangun 200 Sekolah Rakyat untuk Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem
Meski begitu, tambah Ajat, data 127 orang tersebut akan dikaji terlebih dahulu, apakah calon siswa itu mau atau tidak untuk masuk Sekolah Rakyat yang disiapkan pemerintah.
“Harus dipilih lagi, apakah sesuai kategori, apakah anak tersebut juga ingin masuk di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Ajat menuturkan, Bupati Bogor Rudy Susmanto berharap agar warga bisa mendapatkan hak untuk menempuh pendidikan gratis, khususnya bagi yang tidak mampu.
Bahkan Ajat juga menyebut, kalau siswa yang memiliki kategori miskin harus menjadi prioritas dalam menempuh pendidikan, sehingga layak mendapatkan pendidikan gratis.
“Pak Bupati ingin agar warga miskin mendapat akses kesehatan dan pendidikan gratis, karena itu hak warga. Terkait Sekolah Rakyat, kita juga harus melihat keinginan anaknya, apakah ingin atau tidak,” imbuhnya.
Comment