JAKARTA, CEKLISSATU – Antusiasme menyambut FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dirasakan para pemain Timnas Indonesia. Bagi Luke Vickery, turnamen ini memiliki makna khusus karena menjadi pengalaman pertamanya memperkuat skuad Garuda di ajang internasional tersebut.

Vickery mengaku tidak sabar merasakan atmosfer pertandingan bersama Timnas Indonesia, terlebih kesempatan tampil di hadapan langsung para pendukung Garuda.

“Ini turnamen pertama saya bersama tim nasional Indonesia dan pengalaman merasakan gejolak bersama tim. Ini akan menjadi hal spesial bagi saya di depan para fans,” kata Vickery, Minggu (20/9/2026)

Penyerang muda tersebut juga menyampaikan antusiasmenya untuk merasakan dukungan langsung suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Saya tidak sabar menunggu. Saya menunggu support bersama dari para fans di GBK untuk mengangkat trofi bersama. Mari wujudkan hal itu secara bersama-sama,” ujarnya.

Bagi Vickery, dukungan suporter bukan sekadar pelengkap pertandingan. Atmosfer yang tercipta dari tribun diharapkan dapat memberikan energi tambahan kepada para pemain ketika menghadapi pertandingan-pertandingan penting.

Hal serupa disampaikan penjaga gawang Maarten Paes. Pemain yang menjadi salah satu andalan di bawah mistar Garuda itu mengajak para pendukung untuk menciptakan atmosfer positif sejak pertandingan dimulai.

“Kepada para fans Timnas, mari kita ciptakan atmosfer bersama. Kami pemain akan termotivasi untuk menunjukkan level terbaik dan berharap bisa merayakan trofi bersama-sama,” kata Paes.

Paes menyadari perjalanan Indonesia untuk meraih gelar juara tidak akan mudah. Persaingan di fase grup menghadirkan lawan-lawan yang harus dihadapi dengan konsentrasi penuh.

“Memang tidak mudah, terutama melawan lawan-lawan yang kuat. Karena itu kami butuh dukungan para fans sejak menit pertama hingga 90,” tuturnya.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan Indonesia di fase grup akan berlangsung di SUGBK, Jakarta.

Garuda membuka kiprah dengan menghadapi Singapura pada 25 September 2026. Tiga hari kemudian, Indonesia menghadapi rival regional Malaysia pada 28 September 2026. Pertandingan terakhir fase grup mempertemukan Indonesia dengan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.

Tiga pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi skuad asuhan John Herdman untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membangun momentum menuju fase berikutnya.

Bagi Vickery, ini menjadi kesempatan pertamanya merasakan atmosfer kompetisi bersama Timnas Indonesia. Sementara bagi Paes, pengalaman dan ketenangannya di bawah mistar diharapkan dapat membantu Garuda menghadapi tekanan pertandingan.

Keduanya kini memiliki pesan yang sama untuk suporter: hadir, bernyanyi, dan memberikan dukungan sejak peluit pertama hingga pertandingan berakhir.