Menurutnya, kolaborasi tersebut berdampak positif terhadap penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama libur Nataru.


“Angka fatalitas turun signifikan. Ini yang tadi juga disampaikan oleh Pak Kakorlantas,” ujarnya.


Rivan pun mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik untuk terus memantau kondisi jalan.


“Masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi Travoy untuk melihat CCTV dan kepadatan lalu lintas, atau menghubungi call center kami di 14080. Pelayanan ini terbuka untuk semua, agar pengguna jalan tol Jasa Marga Group bisa selamat sampai tujuan,” terangnya.


Menanggapi pertanyaan wartawan terkait efektivitas fasilitas selama Nataru, Rivan memastikan seluruh sarana yang disiapkan berjalan optimal.

Baca Juga: Nyalip di Jalur Puncak Bogor, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia, Begini Dugaan Sebabnya


“Ya, sangat efektif. Tahun ini kolaborasinya lengkap. Penataan ruas sangat bagus, komunikasi terkait rest area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) juga berjalan baik, mulai dari kepadatan, pemakaian, hingga alur kendaraan,” jelasnya.


Ia mengakui kepadatan tertinggi terjadi di Rest Area 66B, namun hal tersebut bukan semata karena rest area, melainkan juga karena pertemuan dua ruas tol besar.


“Secara keseluruhan, baik rest area, ketersediaan BBM, hingga penanganan operasional oleh Korlantas dan Dishub di seluruh Indonesia berjalan sangat baik,” tutupnya.