Dari hasil pemantauan melalui CCTV dan radar lalu lintas, kondisi arus kendaraan dari arah Trans Jawa masih relatif lancar dan landai.
“Secara umum masih baik. Hanya nanti kita antisipasi jika terjadi hujan, terutama di titik pertemuan kilometer 66 antara ruas Cipularang dan Cikatama. Kalau hujan, kita akan melihat apakah perlu dipersiapkan contraflow atau tidak,” katanya.
Ia menambahkan, rasio volume per kapasitas (V/C ratio) di titik krusial seperti Cikatama dan Cipularang masih berada di angka 0,7.
“Artinya masih aman. Beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas juga jauh lebih baik dan terkendali,” tuturnya.
Rivan menyebutkan bahwa pelaksanaan pengamanan dan pengelolaan lalu lintas selama Nataru ini menjadi bahan evaluasi penting untuk persiapan arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
Baca Juga: Dipenghujung Liburan Nataru, Sebanyak 2,9 Juta Kendaraan telah kembali ke Jakarta
“Kami bersama Pak Kakorlantas dan Pak Menteri Perhubungan akan segera melakukan evaluasi setelah penutupan besok. Mudah-mudahan masukan dari kami bisa menjadi pertimbangan agar Operasi Ketupat atau Lebaran nanti jauh lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang dinilai sangat solid selama periode Nataru.
“Koordinasinya sangat baik. Pak Menteri Perhubungan selalu ada di lapangan bersama kami, saya dengan Kakorlantas, dan juga Bu Dewi dari Jasa Raharja. Mulai dari perencanaan, sistem keselamatan, hingga penanganan pascakecelakaan disiapkan dengan baik,” kata Rivan.
Comment