Meski begitu, BRI tidak akan melepaskan fokus atau bisnis utama (core business) di sektor UMKM. Saat ini, porsi nasabah UMKM perusahaan mencapai sekitar 60 persen. Ke depan, porsi ini ditargetkan menurun, namun tetap mayoritas.
"Mungkin kita nanti akan jaga di level antara 40-50 persen. Sementara yang lain segmen lain bertumbuh, kita akan keep di situ. Jadi tetap saja BRI itu adalah bank UMKM, semua program pemerintah ada di BRI mulai dari Makan Bergizi Gratis, 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penyaluran KUR," tegasnya.
Adapun pembaharuan dalam identitas BRI pertama dari sisi logo. Perusahaan mengubah visual palet warna, dari awalnya Biru BRI menjadi Biru Nusantara.
Warna biru akan tetap menjadi inti identitas BRI, namun diperkaya dengan palet biru sekunder untuk merefleksikan nilai-nilai progresif dan customer centric, meliputi Biru Nusantara, Biru Mentari, dan Biru Cakrawala.
Baca Juga: Dari Ahli Cerutu, Yadie Dayana Merambah Bisnis Wewangian Bersama Kedua Putrinya
Selain itu, perusahaan juga menyusun arsitektur brand yang lebih terstruktur dan terstandardisasi yang membuat seluruh brand lebih jelas dan mudah dinavigasi.
"Perubahan ini mencakup desain poster dan banner serta kartu baik itu kartu debit basic dan gold, Tabungan Junio, prioritas, private, hingga Brizzi," tutupnya.
Comment