JAKARTA, CEKLISSATU - Di tengah ancaman krisis global, energi baru terbarukan atau EBT menjadi sektor yang paling diminati para investor.

Selain itu, sektor lain yang menjadi sasaran investor adalah digital, infrastruktur, serta sektor-sektor yang berhubungan dengan sustainability dan pengurangan karbon.

Hal ini disampaikan Ketua Penyelenggara B20 Indonesia, Shinta W Kamdani saat acara dialog bersama IDX, Jakarta, Jumat 25 November 2022.

Baca Juga : Memanfaatkan Sampah Dalam Energi Terbarukan, Menuai Berkah Membangun Peradaban

"EBT menjadi yang diminati investor karena didukung kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, dimana Indonesia menjadi negara yang memiliki national research terbesar dan juga potensi dari sumber daya alam yang besar ini menjadi salah satu minat yang sangat tinggi dari para investor," jelasnya.

Tingginya minat investor berinvestasi di sektor EBT, pihaknya bersama dengan pemerintah terus berupaya mendorong agar EBT ini memiliki regulasi yang jelas dan kuat.

Pemerintah saat ini berkomitmen untuk mau mendorong EBTl, terutama untuk energy transition.

Perihal negara yang sangat antusias berinvestasi di Indonesia, kata Dhinta, di antaranya, Perancis, Australia, Amerika, Tiongkok, Jerman, Inggris dan Kanada.

"Saya rasa kesiapan daripada Indonesia ini sudah berjalan. Cuma memang masih banyak tantangan-tantangan yang harus kita bereskan terutama yang berkaitan dengan tarif dan seperti kita ketahui juga undang undang mengenai EBT sendiri," pungkasnya.