BANDUNG, CEKLISSATU - Jelang melakukan pengundian nomor urut Pasangan Calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan beberapa skema untuk mengantisipasi membludaknya kedatangan dari pendukung para Paslon.


KPU Jabar menjadwalkan acara pengundian nomor urut paslon dilaksanakan pada Senin 23 September 2024, pukul 19:00 WIB di kantor KPU Jabar, jalan Garut, Kota Bandung.

Selain itu, pihak KPU hanya akan menerima 30 orang dari masing-masing pendukung yang akan bisa masuk menemani paslonya di Aula KPU Jabar.

Komisioner KPU Jabar, Adi Saputro menyebut acara pleno pengundian nomor urut tersebut akan dihadiri dari keempat paslon dan tamu undangan yang terlibat dalam jalanya Pilgub Jabar 2024.

Baca Juga : Belum Berizin, Pembangunan Mie Gacoan di BAP Pengawas Tata Bangunan


"Acara pengundian tersebut kami mengundang tentu 4 pasangan calon dengan tim pendukung partai politik pengusung masing-masing dan juga bawaslu hingga stekholder lainya,"kata Adi Saputro saat ditemui diruanganya, Senin (23/9/2024).


"Karena tim pendukung keempat pasangan calon ini banyak, sehingga kami bagi dua tempat, yang pertama setiap paslon dan tim VIP itu bisa masuk aula KPU jabar sisanya itu nanti bisa diterima di halaman yang nanti kita bikin tenda dan kursi. Sehingga yang tidak masuk bisa kita fasilitas dengan televisi yang kami sediakan,"sambung Adi.

Adi mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi para pendukung yang hadir mengantarkan sejumlah paslon sehingga tidak terjadi desak-desakan saat undian di gedung Aula KPU Jabar.


"Kita batasi memang paling banyak 30 orang untuk masing-masing paslon dan untuk yang diluar bisa sampai 50 orang. Supaya tidak terlalu krodit,"kata dia. 

Dia menambahkan, nantinya mekanisme pengundian pertama akan dilakukan pengambilan nomor antrian paslon sebelum pengocokan nomor urut yang diambil keempat cagub dan cawagub tersebut.


"Mekanisme pengundiannya yang di intruksikan KPU RI kami harus mempedomani surat tersebut dengan mekanisme nomor urut karena sifatnya pleno. Nanti pasangan calon mengambil nomor antrinan dulu setelah itu siapa nanti yang pertama mengambil nomor urut dan nanti akan dibuka bersama,"tambahnya.