BOGOR, CEKLISSATU – Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pun demikian dengan guru ngaji pahlawan penyelamat umat yang kadang terlupakan keberadaannya. Insentif untuk guru ngaji boleh dibilang hanya alakadarnya, berbanding terbalik dengan jasa dan ilmu yang diberikannya.

Hal itupun yang menjadi renungan Calon Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade untuk memuliakan dan mensejahterakan para guru ngaji, terutama yang berada di pelosok atau di kampung–kampung di Kabupaten Bogor.

“Memuliakan para guru agama adalah kewajiban kita, mereka mungkin saja ikhlas mengajar tanpa mengharapkan materi, tapi kita harus mengapresiasi perjuangannya dalam menguatkan akidah umat," ujar Jaro Ade.

Baca Juga : Isi Malam Tahun Baru Islam 1446 Hijriah, Calon Bupati Bogor Jaro Ade Silaturahmi ke Ulama dan Kyai

Program insentif untuk para guru agama dari pemerintah pusat sudah digulirkan dengan besaran Rp2.250.000 selama satu tahun untuk satu orang guru ngaji dari APBN. Tentunya, jika dibagi 12 bulan gaji guru ngaji tidak sampai Rp200 ribu perbulannya.

“Kontribusi para guru ngaji itu, membangun ahlak dan karakter anak bangsa. Perlu adanya penamabahan insentif untuk mereka. Kita anggarakan dari APBD Kabupaten Bogor yang cukup besar itu,” tutur Jaro Ade.

Politisi Golkar ini menilai, guru ngaji telah membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa melalui pendidikan keagamaan. Tantangan terbesar bagi lembaga pendidikan keagamaan saat ini sangat luar biasa.

Baca Juga : Garda Terdepan Jaga Masyarakat Kabupaten Bogor, Jaro Ade Siap Tingkatkan Insentif Linmas Lebih Sejahtera

Guru ngaji memiliki andil yang sangat besar dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa, terutama membentuk karakter dan akhlak,” tutur Jaro Ade.

Hari ini, lanjut Jaro Ade, jika dihadapkan pada masyarakat urban dan kaum milenial dan generasi Z yang memiliki kepercayaan sangat tinggi dalam menyampaikan gagasan dan ide walaupun belum tentu benar.

Tentunya, guru ngaji mempunyai kreatifitas tinggi serta memiliki jaringan global dalam memberikan pemahaman agama kepada generasi penerus bangsa ini.

Baca Juga : Peduli Marbot Masjid dan Musala, Calon Bupati Bogor Jaro Ade Siapkan Program Insentif hingga Umroh

“Di sinilah peran pendidik agama sangat penting dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing,” terang Jaro Ade

“Pemberian bantuan insentif ini adalah apresiasi pemerintah kepada para guru ngaji agar mereka dapat terus mentransformasikan ilmu pengetahuan agama dan keteladanannya,” pungkas Jaro Ade.