BOGOR, CEKLISSATU - Gema takbir berkumandang di mana-mana. Di perkotaan hingga perkampungan tercium aroma bau kandang yang sangat khas dan tercium sejak beberapa hari lalu. Suara kambing dan sapi juga seolah memanggil para tuan dan puannya untuk dikorbankan dan meraih segala pahala


Hari ini, 17 Juni 2024 atau 10 Dzulhijjah menjadi momentum kaum muslim di berbagai negara untuk belajar merelakan dan ikhlas atas apa yang segala mereka punya. Hewan kurban yang harganya dari 3 juta-an hingga 7 jutaan per orang harus mereka relakan untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada tetangga, saudara hingga mustahik. 


Momentum Iduladha menjadi momentum yang selalu ditunggu umat muslim. Karena di momentum ini umat muslim bukan hanya belajar merelakan tetapi juga kembali mengingat perjuangan Nabi Ibrahim AS yang harus merelakan anaknya Nabi Ismail AS untuk dikurbankan kepada Allah SWT. Padahal, Nasi Ismail adalah buah hati yang ditunggu-tunggu, buah hati yang sangat disayang. Namun berkat kecintaannya kepada Allah SWT, beliau dengan ikhlas merelakan buah hatinya untuk disembelih. Berkat keberkahan Allah SWT, Nabi Ismail diganti menjadi hewan kurban oleh Allah SWT. MasyaAllah. 


Perjuangan serta kerelaan itulah yang harus terus diilhami sehingga kita semua, sebagai manusia harus sadar bahwa semua yang kita miliki adalah milik Allah SWT, dari mulai harta hingga keluarga. Kita harus ikhlas menerima takdir Allah SWT. 

Baca Juga : HIMA AP Unida Belajar Perencanaan Pembangunan yang Berkelanjutan dari BAPPERIDA Kota Bogor

Menariknya, Iduladha juga selalu menjadi momentum berbagi kepada sesama. Berbagi kepada mereka yang mungkin dalam satu tahun terakhir belum bisa menikmati daging, jadi bisa memasak daging dengan berbagai racikan. Dari mulai disatai hingga digulai. Maka, tak heran bila dua hingga 3 hari ke depan di berbagai daerah akan tercium aroma masakan olahan daging. 


Kita juga harus bersyukur karena saat ini telah banyak lembaga kemanusiaan yang mencoba menyebarluaskan daging kurban hingga ke pelosok bahkan ke beberapa negara yang mungkin belum bisa berkurban. Akhirnya mereka merasakan daging yang dikurbankan untuk Allah SWT. Alhamdulillah. 


Selamat merayakan Iduladha, semoga kita bisa mengilhami pelajaran dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. AAMIIN


Salam,

Suhairil Anwar
Pemimpin Umum Ceklissatu.com