BOGOR, CEKLISSATU —Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor yang menggelar pelatihan lisensi pelatih arung jeram. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kepelatihan sekaligus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin, menegaskan bahwa pelatihan lisensi tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong profesionalisme pelatih cabang olahraga di daerah.
“Kami mendukung penuh gagasan FAJI dalam meningkatkan kapasitas pelatih arung jeram hingga memiliki lisensi resmi. Ini penting untuk menjamin kualitas pembinaan atlet ke depan,” ujar Saepudin, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: PSSI Perkenalkan John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ia menambahkan, keberadaan pelatih bersertifikasi akan memperkuat dan menambah SDM kepelatihan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, pelatihan lisensi ini menjadi fondasi penting dalam mencetak pelatih yang kompeten, profesional, serta berstandar nasional.

“Pelatihan ini sangat bagus dan Dispora tentu mendukung. Arung jeram juga memiliki potensi besar untuk menopang pengembangan sport tourism di Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua FAJI Kabupaten Bogor, Tedi Mulya Primawan yang akrab disapa Tedoy, menjelaskan bahwa peserta pelatihan berasal dari pelatih klub anggota FAJI serta guru-guru olahraga. Saat ini, FAJI Kabupaten Bogor membina lebih dari 20 klub arung jeram yang aktif melakukan pembinaan atlet.
“Nantinya peserta pelatihan ini berasal dari pelatih klub anggota FAJI dan guru-guru olahraga. Harapannya, ilmu dan lisensi yang didapat dapat diterapkan langsung di klub maupun di lingkungan pendidikan,” ungkap Tedoy.
Baca Juga: Wasit Asal Jepang, Yudai Yamamoto Dikontrak Full Time untuk Super League
Ia menegaskan, pelatihan lisensi ini menjadi bagian dari upaya FAJI Kabupaten Bogor dalam memperkuat ekosistem olahraga arung jeram agar terus berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim PITOK, Neneng Nurhasanah, menilai bahwa pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kapasitas teknis, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga arung jeram di Kabupaten Bogor.
“Pelatih adalah ruh dari proses pembinaan. Ketika pelatih dibekali ilmu, etika, dan standar keselamatan yang baik, maka atlet akan tumbuh dengan fondasi yang kuat. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun prestasi sekaligus menjaga keselamatan dan kualitas olahraga arung jeram,” tuturnya.
Neneng berharap sinergi antara Dispora dan FAJI Kabupaten Bogor dapat terus terjalin, sehingga olahraga arung jeram tidak hanya berkembang sebagai cabang prestasi, tetapi juga mampu menjadi daya tarik sport tourism yang membanggakan Kabupaten Bogor.
Comment