Neneng mengakui target yang dibidik cukup tinggi, yakni medali emas. Namun, ia menegaskan target tersebut harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, serta evaluasi yang berkesinambungan.

“Target kami jelas emas. Tapi tentu tidak bisa instan. Masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari kekompakan tim, komunikasi antarpemain, hingga penyelesaian akhir. Semua itu menjadi bahan evaluasi setelah uji coba ini,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih Srikandi Bogor Istimewa Saepuloh Maulana mengungkapkan bahwa laga kontra Putri Mataram memberikan banyak catatan penting bagi tim pelatih. Meski menunjukkan progres positif, beberapa aspek krusial masih perlu ditingkatkan.

“Progres anak-anak cukup baik. Namun, kekompakan tim dan penyelesaian akhir masih menjadi fokus utama evaluasi kami,” ujar Saepuloh.

Baca Juga: Tim Sepeda Kabupaten Bogor Siapkan TC Jangka Panjang, Bidik Tiga Emas Porprov Jabar 2026

Ia menambahkan, secara permainan para pemain mulai memahami skema dan strategi yang diterapkan. Meski demikian, konsistensi permainan serta ketenangan di lini pertahanan dan penyerangan masih harus terus diasah.

“Secara fisik dan semangat bertanding sudah cukup bagus. Tinggal bagaimana menjaga ritme permainan dan memaksimalkan peluang. Ke depan kami akan lebih menajamkan finishing dan memperkuat chemistry antarlini,” jelasnya.