MALANG, CEKLISSATU - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK - BPDSI) menggelar seminar nasional dan rapat kerja nasional di Kota Malang pada Kamis (16/1/2025).
Bertempat di Grand Mercure Malang, kegiatan Seminar dan rapat kerja FKDK BPDSI selama dua hari ini dihadiri oleh 38 komisaris dari 27 BPD Seluruh Indonesia.
Dengan mengambil topik “Meningkatkan Peran Pengawasan Aktif Dewan Komisaris BPDSI”.
Ketua Umum FKDK BPDSI, Prof. Dr. Bahrullah Akbar, S.E., M.B.A., CIPM., CA., CPA., CSFA., CFrA., CGCAE., CertDa., QGIA mengaris bawahi tentang harmonisasi peraturan untuk ditindak lanjuti kepada Lembaga yang berwenang.
“Pengharmonisan ketentuan yang berlaku tersebut sangatlah penting untuk memastikan kepastian hukum, kelancaran operasional, mengurangi potensi konflik, meningkatkan efisiensi dan kepatuhan pada ketentuan, serta keterbukaan informasi,” jelas Prof. BA sapaanya.
Sementara itu Pejabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, A.KS., M.AP dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran dan fungsi Dewan komisaris BPD dalam beradaptasi dengan digitalisasi.
Dalam sambutannya lagi Pj Gubernur Jatim memiliki pendapat bahwa BPD itu sama dengan bank umum sehingga semua kinerja harus dilakukan dengan profesional dengan orang-orang yang profesional.
“Dalam hal perubahan personil BOD maupun Dewan Komisaris harus mempertimbangkan profesionalisme dan evaluasi kinerja sehingga tidak mempengaruhi kinerja perbankan,” tambah Adhy Karyono, A.KS., M.AP.
Seminar nasional FKDK - BPDSI di kota Malang kali ini menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan yakni Ibu Sophia Issabella Watimena, SE., MBA., CA selaku Ketua Dewan Audit Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK.
Pembicara lainnya Aprianus John Risnad, SE. MM. selaku Direktur Pengawasan Bank Umum dan Daerah. Selain itu Drs. Fathan Subchi, M.A.P. CIISA., CSFA.,Anggota VI BPK RI melalui video conference membahas pemeriksaan BPK.
Even Seminar Nasional Dan Rapat Kerja Nasional Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia merupakan program di tahun 2025 selain menjalin silaturahmi komisaris seluruh Indonesia.
Comment