SUKABUMI, CEKLISSATU - Aksi pembacokan yang menewaskan ARS (14) pelajar SMP terjadi di Kota Sukabumi. Mirisnya, aksi tersebut disiarkan langsung oleh temannya di instagram atau live IG.
Bahkan video berdurasi 55 detik itu juga tersebar di media perpesanan WhatsApp hingga menjadi perbincangan publik.
Dalam video itu memperlihatkan pelaku seolah sengaja ingin menunjukkan aksi duel di media sosial dengan menyematkan Caption bertuliskan 1 vs 1. Siaran langsung di media sosial itu diketahui terjadi pada Rabu 22 Maret 2023.
Selang kejadian, korban dilaporkan mengalami sejumlah luka bacokan di bagian kepala dan pergelangan tangan sebelah kiri yang nyaris putus.
Korban meninggal dunia ketika ditangani dokter ke Rumah Sakit Syamsudin SH pada Rabu Malam pukul 20:30 WIB.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan, pelaku lainnya yaitu RA (14) yang merekam video dan menyiarkannya saat duel antara korban dengan pelaku DA (14) di Jalan Cibuntu, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.
"Mereka sebelumnya sudah janjian di satu lokasi untuk tawuran," ujarnya, Jumat 24 Maret 2023.
Ketika DA membacok korban dengan celurit, RA menyiarkannya secara langsung di Instagram.
Sehari setelah kejadian, RA ditangkap oleh tim Jatanras Polres Sukabumi Kota di rumahnya di Babakan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Pelaku pembacokan ditangkap di hari yang sama di Neglasari, Kecamatan Purabaya. Polisi juga membekuk AB (14) yang berperan membawa motor.
Ketiga pelaku anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) itu kini sudah ditahan. "Kasusnya masih dilakukan proses penyidikan," pungkas Zainal.
Comment