KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Salah satu inovasi yang berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bogor adalah pendirian Rumah Cegah Stunting (Ceting) di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mempercepat penanganan masalah gizi buruk.
Program Rumah Ceting mencakup 172 peserta, terdiri dari 88 balita dan delapan ibu hamil, yang mendapatkan makanan bergizi sesuai standar empat sehat lima sempurna selama 30 hari.
Baca Juga: Konsolidasi Pemkab Bogor dan Forum UMKM IKM, Rancang Program Kerja Tingkatkan Daya Saing
Petugas memantau perkembangan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak-anak berisiko stunting setiap tiga hari sekali.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Agus Fauzi menjelaskan bahwa pemerintah juga menerapkan kebijakan inovatif dengan menjadikan aparatur sipil negara (ASN) sebagai orang tua asuh anak-anak stunting.
"Kami terus mendorong sinergi antara pemangku kepentingan untuk memperbaiki asupan gizi dan meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan anak-anak pada 1.000 hari pertama kehidupan," ujar Agus Fauzi.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penurunan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang di Kabupaten Bogor.
Comment