KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Pasca meninjau langsung ke lokasi terdampak bencana di Sumatera, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah Menteri ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Minggu (14/12/2025).

Terkait hal tersebut, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menyebutkan, rapat yang digelar adalah lanjutan Presiden Prabowo usai melihat langsung kondisi warga di lokasi bencana.

"Presiden baru saja meninjau langsung lokasi bencana dan langsung menginstruksikan agar langkah lanjutan segera dilakukan secara terpadu," ucap Teddy dalam unggahan akun media sosial Instagram @sekretariat.kabinet.

Baca Juga: Jelang Nataru 2025-2026, BNNK Bogor Tingkatkan Patroli di Sejumlah Tempat Hiburan Malam

Prabowo menekankan percepatan penanganan dampak bencana, di antaranya soal kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak.

"Presiden meminta agar pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi seluruh warga terdampak bencana di Sumatra dapat diselesaikan secepat mungkin," tegas Teddy.

Selain itu lanjut Teddy, Presiden tidak ingin ada warga yang terlalu lama tinggal di pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal. 

Baca Juga: Kementerian PU Pastikan Kesiapan Pengamanan Lalu Lintas Tol Bocimi, Jelang Libur Nataru 2025-2026

"Arahan Presiden sangat jelas, hunian sementara dan hunian tetap harus segera terbangun agar masyarakat bisa kembali hidup dengan layak dan aman," terangnya.

Prabowo juga menyoroti pemenuhan kebutuhan logistik dan fasilitas pendukung di lokasi bencana. Teddy mengatakan, Presiden menginstruksikan penambahan secara maksimal alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portable, terutama di wilayah yang paling terdampak.

Prabowo secara khusus meminta Menteri Pekerjaan Umum guna memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. 

Baca Juga: Pemkot Bogor Siapkan Empat Titik Utama untuk Pengendalian Operasi Kemanusiaan Nataru 2025

“Presiden meminta Menteri PU memastikan seluruh pengungsi mendapatkan akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya tanpa terkecuali," jelasnya.

Kemudian, Prabowo juga membahas kesiapan pemerintah menghadapi liburan akhir tahun. Teddy mengungkapkan, Presiden membahas perkembangan stabilitas ketahanan pangan dan harga kebutuhan pokok, termasuk kondisi perekonomian nasional, bea cukai, dan pajak.

Presiden ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang membebani masyarakat saat momentum liburan. "Presiden menekankan agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan distribusi pangan berjalan lancar di seluruh daerah," jelasnya.