KOTA BOGOR, CEKLISSATU – Wali Kota Bogor Dedie Rachim meninjau operasi pasar Minyakita dan pasar murah di Kantor Kecamatan Tanah Sereal pada Selasa (11/3/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan distribusi minyak goreng berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan selama Ramadan.
"Untuk memastikan bahwa distribusi atau tidak ada kelangkaan minyak goreng di Kota Bogor, semacam operasi pasar dilakukan," ungkap Dedie Rachim.
Baca Juga: Rumah Ambruk di Bogor Akaibat Hujan Deras Timpa Tetangga, BPBD Sebut 2 Orang jadi Korban
"Harganya lebih murah, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat Kota Bogor menghadapi bulan Ramadan," tambahnya.
Operasi pasar ini digelar di dua lokasi, yaitu di Kecamatan Tanah Sereal dan kemarin di Pasar Blok F. Dalam pelaksanaannya, pemerintah telah menyediakan kurang lebih 6.000 liter minyak goreng.
Wali Kota menegaskan, kegiatan ini bukan dilakukan karena kekurangan stok minyak goreng, melainkan sebagai upaya memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang bagi masyarakat.
Selain memastikan distribusi berjalan baik, Wali Kota juga menekankan bahwa daya beli masyarakat Kota Bogor masih cukup kuat. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga: Stunting dan Sampah Jadi Isu Utama di BiiF 2025, Dedie Rachim Sebut Siap Kolaborasii dengan ICMI
"Dan ini kita ingin memastikan saja bahwa masyarakat yang memang menginginkan akses ke produk yang lebih dekat ada di Tanah Sereal," ucap Dedie Rachim.
"Untuk takaran, Alhamdulillah, 1 liter sama dengan 1 liter. Tidak ada yang kurang seperti yang di daerah lain. Insya Allah yang di sini aman semuanya," jelasnya.
Kegiatan operasi pasar ini mendapat respons dari warga yang merasa terbantu dalam memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Ramadan.
Comment