BOGOR, CEKLISSATU -- Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, ratusan massa dari empat pilar mahasiswa Kabupaten Bogor, yaitu Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) menggelar aksi di depan gerbang Pemkab Bogor, dan menyampaikan sejumlah tuntutan, pada Senin (09/12/2024).
Dalam keterangannya, Ketua PC PMII Kabupaten Bogor, Moh. Aang Badrul Hikam menyebutkan bahwa pihaknya sengaja memperingati hari anti korupsi sedunia khususnya di Kabupaten Bogor, karena melihat fakta bahwa sampai saat ini tindak pidana korupsi di Kabupaten Bogor masih saja terjadi.
"Sehingga kita empat pilar yang sudah melakukan kajian sejak lama, menggelar aksi ini. Sebagai bentuk nyata bahwa kita masih peduli dan menjadi warning juga buat pemerintahan," ungkapnya kepada wartawan.
Baca Juga : BPBD Kota Bogor Catat 819 Kejadian Bencana Sepanjang 2024, Longsor Dominasi
Disebutkan bahwa upaya memberantas korupsi sama sekali bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Upaya memberantas korupsi tentu saja tidak bisa menjadi tanggung jawab institusi penegak hukum atau pemerintah saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
"Dari hal tersebut kami melihat bahwa pemerintahan Kabupaten Bogor ke depan harus tegas dalam mengatasi tindak pidana korupsi," tandasnya.
Dalam aksi tersebut empat pilar mahasiswa Kabupaten Bogor menyampaikan sejumlah tuntutan, yaitu:
1. Meminta Kabupaten Bogor lebih tegas melaksanakan birokrasi, memberantas korupsi dan menindak berbagai pelanggaran.
2. Pemerintah Kabupaten Bogor harus berperan aktif dalam pengawasan dan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi.
3. Pemerintah harus bertindak tegas siapa saja yang meminta dan menerima siap, gratifikasi atau bentuk lainnya yang bertentangan dengan Undang-Undang.
4. Mengevaluasi dan mencopot oknum pejabat daerah Kabupaten Bogor yang terindikasi tindak pidana korupsi.
Comment