"Ya atas kejadian-kejadian ini kita akan meningkatkan SOP, mulai dari pemilihan bahan baku yang baik, masaknya tidak terlalu lama kemudian juga pengiriman tidak terlalu lama, kemudian yang kami tingkatkan adalah mempersingkat waktu antara sampainya makanan di penerima  manfaat sampai dimakannya jangan terlalu lama, jadi sekarang mungkin ada anak yang membawa pulang kami larang karena itu beresiko sangat tinggi,” tegasnya.

Baca Juga: Kepala BPS Tengok SPPG Bosowa Bina Insani, Ini yang Dilihat

“Atas kejadian-kejadian keracunan makanan MBG yang pernah terjadi, baik Kota Bogor maupun di kota-kota lainnya setelah tiga bulan, BGN akan melakukan penyegaran ulang dan memberikan pelatihan terkait kwalitas makanan, bahan baku dan sebagainya juga akan bekerjasama dengan BPON, Dinas Kesehatan kemudian para profesional yang terlibat dalam tata boga serta pihaknya telah meminta SPPG-SPPG untuk meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan fasilitas,” tutup Dadan.