JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan darurat dan santunan kepada para korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, termasuk santunan bagi ahli waris dan dukungan logistik.
Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono menyebutkan, bahwa tim gabungan masih melakukan pencarian 12 korban longsor di Dusun Cibuyuy.
Santunan untuk yang meninggal, per orangnya diberikan sebesar Rp15 juta.
Baca Juga: 500 Personel Bergerak, BPBD Jabar Tambah Dukungan Alat Berat Evakuasi Longsor di Tarukan dan Cibuyuy
Santunan diberikan untuk 3 ahli waris dari 5 korban meninggal. Total santunan sebesar Rp75 juta.
Lebih lanjut, Agus Jabo mengatakan Kemensos juga memberikan dukungan logistik berupa selimut, kasur, dan sembako.
"Kemudian dapur umum, sekali masak untuk seribu orang," katanya.
Ia menuturkan, dukungan terssebut diberikan untuk meringankan para korban. Lalu juga untuk mendukung kerja dari tim evakuasi yang ada di Desa Cibeunying.
"Kita memberikan pendampingan psikologis. Semuanya sedang berproses. Jadi, ada tim logistik, psikososial, dan tim evakuasi," katanya dikutip dari keterangannya, Senin (17/11/2025).
Selain itu, Agus Jabo juga meninjau langsung lokasi tanah longsor yang menimbun rumah warga di Desa Cibeunying, Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyuy.
Nampak sejumlah alat berat seperti ekskavator diturunkan untuk mencari korban yang dilaporkan masih hilang.
Agus Jabo juga memantau proses memasak dapur umum Kemensos yang tak jauh dari lokasi bencana. Lalu, Agus Jabo juga menjenguk para korban luka di Rumah Sakit Umum Daerah Majenang.
"Di rumah sakit ini ada 4 orang yang dirawat, dua anak-anak, dua dewasa. Mereka terluka karena keruntuhan bangunan dan tertimpa tanah longsor. Tapi ini sudah proses menuju sehat kembali," katanya.
Ia menceritakan anak korban luka ada yang kakinya dislokasi. Saat ini kondisinya sudah direposisi. Lalu kondisi korban luka lainnya juga sudah membaik.
"Untuk yang luka kita bantu masing-masing Rp5 juta," katanya.
Adapun terkait relokasi dan hunian sementara untuk para korban, ia mengatakan tanggap darurat bencana ini ditetapkan selama 2 pekan.
Setelahnya, akan ada evaluasi dan langkah tindak lanjut dari pemerintah.
Ia juga berharap 12 korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan lewat sinergi dan kolaborasi semua pihak, di antaranya Tagana Kemensos, BNPB, tim SAR, TNI/Polri, dan relawan.
Sebelumnya, tanah longsor terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Selasa malam (13/11/2025).
Baca Juga: Banjir Melanda Tiga Kampung di Jonggol Bogor, TPT Ponpes Longsor Terseret Arus Sungai
hujan dengan intensitas hujan tinggi terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyuy.
Hujan tersebut menyebabkan penurunan tanah sekitar 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter. Warga setempat mendengar gemuruh keras sebelum longsor menerjang rumah-rumah mereka.
Kejadian yang berlangsung cepat, sekitar pukul 19.30 WIB, mengakibatkan beberapa rumah warga hancur rata dengan tanah, menimbulkan korban jiwa, luka-luka, serta kehilangan harta benda.
Baca Juga: Tinjau Lokasi Longsor Bondongan Bogor, DPRD Dorong Percepatan Perbaikan Rumah Warga
Akibat kejadian ini, sebanyak 17 KK/46 jiwa terdampak dan 9 unit rusak berat. Jumlah korban meninggal dunia ada 3 orang, 4 orang luka, dan 20 orang masih dalam pencarian.
Distribusi bantuan kedaruratan Kementerian Sosial dikirim melalui gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah pada 14 November 2025.
BERIKUT BANTUAN DISALURKAN:
Rincian Bantuan Logistik:
1. Makanan Siap Saji : 150 paket
2. Lauk pauk siap saji : 200 paket
3. Makanan anak : 80 paket
4. Tenda Keluarga : 5 unit
5. Tenda gulung : 100 paket
6. Kasur 2025 : 60 Lembar
7. Tenda Serbaguna : 1 Unit
8. Selimut 2025 : 100 Lbr
9. Sandang Dewasa : 50 paket
10. Family Kit C2025 : 40 Paket
11. Kids Ware 2025 : 40 Paket
Total Nilai Bantuan: Rp191.190.080
Bantuan Santunan Ahli waris 11 jiwa, senilai Rp165.000.000
Santunan Korban Luka 4 Jiwa, senilai Rp20.000.000
TOTAL NILAI BANTUAN : Rp376.190.080
Comment