JAKARTA, CEKLISSATU - Menjelang akhir tahun 2025, Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih mencatat total pembayaran klaim mencapai Rp638,82 miliar. Nilai tersebut merupakan akumulasi pembayaran manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sepanjang periode Januari hingga November 2025.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih, Indra Iswanto, menjelaskan bahwa pembayaran klaim tersebut berasal dari lima program perlindungan utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Dari seluruh program tersebut, JHT menjadi program dengan nilai pembayaran terbesar. “JHT memang mendominasi karena memberikan manfaat uang tunai bagi peserta yang memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia,” ujar Indra.

Berdasarkan data yang dihimpun, rincian pembayaran klaim terdiri atas JKP sebesar Rp18,58 miliar, JP lumpsum Rp3,31 miliar, JP berkala Rp5,85 miliar, JKM Rp10,27 miliar, JKK Rp18,85 miliar, serta JHT sebesar Rp581,94 miliar. Total keseluruhan klaim tersebut mencapai Rp638.821.889.920.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Kebon Sirih Optimalkan Layanan PLKK untuk Percepat Klaim Kecelakaan Kerja

Indra menegaskan seluruh proses pembayaran klaim dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta memastikan manfaat diterima oleh peserta yang berhak sesuai dengan ketentuan masing-masing program. “Kami memastikan setiap klaim dibayarkan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya,” jelas Indra.

Ia juga mengajak para pelaku usaha dan pekerja, khususnya di sektor rentan seperti petani, nelayan, pengemudi ojek daring, hingga pekerja mandiri, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan penting agar seluruh pekerja memperoleh manfaat yang setara. “Program perlindungan yang kami miliki tidak eksklusif untuk jenis pekerjaan tertentu. Semua segmen pekerja bisa mendapatkan manfaat secara merata,” tegas Indra.

Selain itu, Indra menyampaikan bahwa peserta maupun calon peserta dapat memperoleh informasi lengkap mengenai program BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai kanal resmi. “Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih lanjut. Informasi dapat diakses melalui situs resmi, call center 175, aplikasi JMO, atau datang langsung ke kantor kami,” cetus Indra.